Kekurangan dibalik Kelebihan: Tantangan dalam Mendidik Anak Cerdas

Memiliki anak yang memiliki banyak kelebihan merupakan kebanggaan setiap orang tua. Ada kelebihan yang merupakan bawaan sejak lahir, dan ada juga kelebihan yang dibentuk dan dikembangkan oleh bimbingan orang tua. Seperti hal-hal yang lain dalam kehidupan, dibalik suatu kelebihan seringkali terdapat kekurangan dalam hal yang lain. Dengan menyadari tentang kekurangan apa yang menyertai atau merupakan akibat dari suatu kelebihan, maka orang tua dapat membantu untuk mengembangkan kelebihan sang anak dan membantu memperkecil kekurangannya.

Burney, V. & Speirs Neumeister, K. dalam tulisannya  “Guiding Students with High Abilities: Social and Emotional Considerations”  menuliskan tentang hal-hal yang seringkali merupakan kekurangan dari anak yang memiliki kelebihan tertentu. Berikut ini sebagian dari tulisan mereka.

Sebagai catatan, apa yang tertulis disini merupakan sesuatu yang terjadi secara umum, bukan terjadi kepada setiap orang. Setiap anak tentunya memiliki perbedaan-perbedaan pada tingkat tertentu.

 

Kelebihan
Kekurangan yang mungkin terjadi
Cepat bisa membaca dalam usia yang lebih mudaMungkin tidak sabar dalam membaca petunjuk dan ingin membaca bacaan yang lebih jauh di atas tingkatannya
Mudah dalam mempelajari hal-hal baru- Mungkin gampang merasa bosan dan frustasi saat orang lain belum bisa menguasainya.
- Mungkin merasa frustasi apabila dia berada dalam kelompok yang tidak sepintar dirinya.
Memiliki banyak kosa kata, pengetahuan yang luas, atau ingatan yang detail.- Mungkin akan mendominasi dalam suatu diskusi dan menolak pendapat orang lain.
- Mungkin akan berdebat dengan argumen yang rumit
Pintar dalam matematika, berpikir logis dan kritis.- Mungkin menolak latihan perhitungan yang berulang-ulang seperti yang dibutuhkan orang lain.
- Mungkin suka cepat mengambil kesimpulan, benar tau salah, tanpa memperhatikan detail.
- Mungkin sering berbuat kesalahan karena ceroboh, malas mengerjakan PR, dan berasumsi bahwa semua soal akan sama mudahnya dengan yang pertama
Ingin mengetahui secara detail. Dapat menangkap gambaran besar dari suatu konsep.- Bisa menghabiskan banyak waktu mempelajari hal yang dia sukai sementara meninggalkan hal lainnya yang juga perlu dipelajari.
- Mungkin merasa tidak sabar dengan orang lain yang tidak bisa melihat persoalan sebagaimana dirinya.
Memiliki tingkat energi yang tinggi, akktif, atau memiliki tingkat konsentrasi yang tinggi.- Dapat terlihat overaktif atau bandel.
- Mungkin bersemangat sekali dalam melakukan satu kegiatan, tapi akan malah kalau diminta melakukan kegiatan yang lain.
Memiliki perasaan yang halus dan/atau introvert- Sering dianggap gampang menangis.
- Mudah terganggu oleh perbuatan-perbuatan yang menurutnya tidak adil.
- Mungkin sangat sensitif terhadap komentar orang lain atas dirinya.
Kreatif, berpikir diluar kebiasaan- Bisa dianggap nyeleneh, atau bahkan dikucilkan.
- Bisa jadi sering melamun.
- Suka mepertanyakan hal-hal yang aneh.
Memiliki rasa humor yang tinggi- Mungkin akan sering diolok-olok.
- Mungkin perkataannya tidak dianggap serius walaupun dia tidak sedang bercanda.
Memiliki rasa ingin tahu yang tinggi- Mungkin akan mengabaikan hal-hal yang tidak menarik perhatiannya, meskipun itu penting.
Perfeksionis- Mungkin menerapkan standar yang terlalu tinggi untuk dirinya dan orang lain.
- Terlalu memperhatikan detail.
- Bisa sangat cerewet untuk membetulkan setiap kesalahan kecil orang lain.
Menunjukkan bakat kepemimpinan- Sering dianggap suka memerintah dan tidak mau menerima pendapat orang lain.

Ayo sebarkan artikel ini!

Pendapat anda

komentar

Submit a Comment