Mengembangkan Potensi Pembelajar Visual

Apakah anak anda menggunakan tangannya ketika ia memberitahu anda tentang kegiatannya hari itu ? Apakah dia ingat wajah, tapi lupa namanya ? Apakah dia seorang yang artistik ? Nah, semua coretan pensil dan krayon di dinding putih berkilau anda bisa berarti si kecil adalah pembelajar visual.

Seperti diketahui, sebagian para ahli mengelompokkan ada tiga tipe pembelajar, yaitu tipe auditory, tipe visual, dan tipe kinestetik. Tipe pembelajar visual secara singkat dapat digambarkan sebagai: “Orang yang harus melihat langsung untuk dapat mengerti”.

Pembelajar tipe visual antara lain memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

  • Memiliki minat yang kuat akan warna.
  • Perlu melihat lawan dia berbicara untuk tetap fokus.
  • Perlu menulis untuk membantunya mengingat.
  • Menggunakan tangannya saat ia berbicara.
  • Bereaksi berlebihan terhadap suara atau mudah terganggu oleh suara.
  • Bisa merekam gambar dalam kepalanya. Seorang pelajar visual yang  dapat membayangkan bagian dari halaman dalam sebuah buku di benaknya .
  • Sering salah menafsirkan kata-kata. Kadang-kadang ia tidak bisa memahami lelucon.
  • Memperhatikan detail. Pelajar visual sangat peka pada persamaan dan perbedaan. Anak anda mungkin mengatakan sesuatu seperti, “Dia terlihat seperti nenek , kecuali nenek memiliki rambut yang lebih putih dan tidak mengecat kuku-kukunya”.
 

Ada banyak cara untuk mengembangkan kekuatan sebuah pembelajar visual. Berikut ini beberapa hal yang dapat orang tua lakukan untuk membantu pembelajar visual dalam belajar:

  • Buatlah petunjuk tertulis, atau mintalah dia untuk menuliskan petunjuk yang anda berikan.
  • Gunakan ilustrasi, grafik, diagram, dan slide untuk memperkuat pembelajaran. Untuk anak-anak, membuat grafik stiker warna-warni dalam buku tugas akan sangat efektif .
  • Berinteraksi dengan dia secara langsung. Cobalah untuk tidak berbicara dengannya dari ruangan lain – dia membutuhkan kontak mata .
  • Berikan spidol berwarna dan stabilo. Jika dia menulis huruf berwarna, dia lebih mungkin dapat memvisualisasikan kata-kata yang akan membantunya untuk mengingat.
  • Sediakanlah tempat yang tenang baginya untuk membaca dan belajar.

Cara anak-anak belajar adalah berbeda-beda sebagaimana warna pelangi. Apakah anak anda adalah pelukis jari ahli atau lebih memilih untuk menggunakan buku sekolah sebagai Frisbee, mengetahui gaya belajar anak anda merupakan langkah penting dalam mengajar dia untuk meraih kesuksesan akademik.

Ayo sebarkan artikel ini!

 

Pendapat anda

komentar

Submit a Comment